SANGAT ANTUSIASNYA REMAJA PUTERA MENGIKUTI PENYULUHAN BAHAYA NARKOBA SEHINGGA PANITIA SUKSES MENYELENGGARAKAN PENYULUHAN BAHAYA NARKOBA UNTUK REMAJA PUTERA DESA RANTAU BUJUR HULU

  • Oct 06, 2023
  • Pemerintah Desa Rantau Bujur Hulu

Pada hari Kams  tanggal 28 September 2023 pada jam 8.30 Wita bertempat di Gedung Posyandu telah dilaksanakan kegiatan penyuluhan Narkoba dengan tema Kamu Tidak Perlu Heroin Untuk Menjadi Hero, Jadilah Hero, Jauhi Narkoba oleh panitia P3AK Pemerintah Desa Rantau Bujur Hulu.  Adapun susunan acara kegiatan ini  yaitu  Pertama Pembukaan dipimpian oleh Pembawa Acara, kedua menyanyikan lagu Indonesia  Raya. Ketiga yaitu laporan panitia pelaksana oleh ibu Harnida dengan penyampaian Jumlah peserta yang berhadir, selanjutnya acara sambutan sekaligus membuka Acara dari perwakilan pemerintah desa oleh bapak Ispiani, S.Sos, beliau mengucapkan terima kasih kepada peserta yang berhadir dan mengingatkan untuk pentingnya menjauhi narkoba dan berharap agar acara yang dilaksanakan berjalan dengan lancar sesuai agenda. Setelah memberikan sambutan acara pembukaan penyuluhan Narkoba dengan tema “Kamu Tidak Perlu Heroin Untuk Menjadi Hero, Jadilah Hero, Jauhi Narkoba” dibuka lalu dilanjutkan doa oleh Ketua PIK Remaja Rantau Bujur Hulu Ahmad Syauqi.

Pemberian materi yang pertama dibawakan oleh bapak Arif Rahman Hidayat, S.Km, dari BNN Kab. Hulu Sungai Utara dengan judul Remaja Sehat Dan Hebat Tanpa Narkoba.

Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman baik sintetis maupun semi sintetis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri, dan dapat menimbulkan ketergantungan(pasal 1 ayat 1 UU No. 35 tahun 2009). Dampak Narkoba terhadap Kesehatan yaitu Depressan, Stimulan dan Halusinogen. Adapun alasan orang mengkonsumsi narkoba yaitu karena ingin tahu/coba-coba, bersenang-senang, ajakan/bujukan/dipaksa teman,pacar, stress akibat masalah keluarga, pribadi, pekerjaan dan dijebak.

Cara menangkal pengaruh teman sebaya yaitu berfikir positif, menyingkir dari pergaulan negatif, menolak dan mengingatkan tentang konsekuensi perbuatan negatif, menolak dengan mengganti topik pembicaraan, menolak dengan menawarkan alternatif posifi, putuskan hubungan dengan teman yang memberi tekanan negatif dan mencari teman yang tidak memberi paksaan berbuat negatif.

Kemudian setelah pemberian materi pertama maka dilanjutkan sesi tanya jawab dengan peserta remaja putra, adapun peserta yang bertanya yaitu Andre Fay, Ahmad Fiqriady, Muhammad Ridha dan Abdul Rahim.

Materi kedua disampaikan oleh bapak Rahmanuddin, S.sos dari Penyuluh KB Kec. Sungai Tabukan dengan judul Menjadi Remaja Yang Berencana ( Tidak Nikah Muda dan NAPZA).

Negara Sangat mengharapkap bahwa Generasi Muda  menjadi Generasi yang Berkualitas  karena akan menjadi tumpuan Masa depan Bangsa. Remaja Peralihan dari anak-anak menjadi Dewasa diantaranya yaitu Perilaku dan Sikap dipengaruhi oleh lingkungan, teman dan keluarga, Bingung, malu, bangga dengan perubahan, Rasa ingin tahu besar Kontrol diri kurang.

Syarat – syarat perkawinan diantaranya Persyaran  Fisik yang mencakup usia, kesehatan dan keuangan untuk membiayai rumah tangga dan Persyaratan mental, yaitu calon suami atau istri harus bersikap dewasa dan mau menerima kenyataan yang dihadapi. Usia yang ideal bagi suatu perkawinan, baik secara biologis maupun sosial psikologis adalah minimal 21 tahun bagi wanita dan 25 tahun bagi pria.

Seputar NAPZA (narkotika, psikotropika dan zat adiktif) disebabkan Nyoba sekali ngga bikin ketagihan yang kena cuma anak produk broken home, Setelah sembuh bisa bersih sama sekali, Make sabu-sabu bisa bikin kurus, Isu HIV/AIDS pada pengguna narkoba suntik cuma buat nakut-nakutin pecandu. Dampak Narkoba diantara meningkatkan gangguan jantung, Turunnya kesadaran, bahkan hilang ingatan, Kualitas hidup terganggu, Meningkatkan risiko serangan panik, Gangguan kesuburan dan Kematian.

Setelah pemberian materi selesai maka sesi tanya jawab kembali dibuka, adapun yang bertanya pada sesi kedua ini yaitu Ahmad Dzikri, Mahdi dan Ahmad Fiqriady.

Setelah pemberian materi oleh kedua narasumber selesai maka ada pembagian Doorprise dari Panitia Pelaksana bagi peserta yang aktif baertanya dan dapat menjawab pertanyaan dari narasumber.

Acara terakhir yaitu penutupan dari Perwakilan Pemerintah Desa  bapak Ispiani, S.Sos, acarapun berjalan dengan lancar dilanjutkan dengan foto bersama dengan seluruh peserta. Harapannya semoga dengan adanya Kegiatan Penyuluhan Narkoba ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan para remaja putera tentang Narkotika dan Obat-obatan terlarang lainnya serta dapat menjadi Penggiat Anti Narkoba di lingkungan Desa Rantau Bujur Hulu.